Pantai Cantik Bersejarah itu Tersembunyi di Jepara



PANTAI JEPARA. Di daerah Benteng Portugis ada pantai yang menjadi andalan salah satu objek wisata andalan di Jepara adalah Benteng Portugis yang terletak di Desa Banyumanis Kecamatan Donorojo atau 45 km di sebelah timur laut Kota Jepara. Ada riwayat tentang keunikan senjata perang yaitu meriam yang tembakan terbatas 2 s/d 3 km saja. Benteng ini dibangun di atas sebuah bukit batu di pinggir laut dan persis di depannya terhampar Pulau Mondoliko. Hamparan pasir laut dan pulaunya sangat mengasyikkan dijadikan obyek fotografi selain itu juga selain wisata tempat bersejarah, disekitar benteng portugis pun kamu bisa menikmati indahnya pantai yang indah dan menikmati indahnya jepara di puncak perbukitan.



Benteng Portugis yang berada di puncak perbukitan, dekat pantai di tetapkan sebagai Balai pelestarian budaya karena itu wisatawan tidak boleh merusak, mencuri, memindahkan atau memisahkan barang-barang demi menjaga kelestarian benteng portugis yang bersejarah ini.


Jalur menuju Benteng portugis



Penasaran kan dengan tempat wisata yang sangat bersejarah di jepara ini. Jalur menuju lokasi Benteng Portugis bisa dipilih dari dua arah. Bisa dari Kota Jepara maupun dari Kabupaten Pati, melewati hutan karet. Bila Anda dari barat, sebaiknya lewat Demak atau Kudus. Kalau dari timur, jalan menuju destinasi ini sebaiknya pilih melalui Pati menuju arah selatan hingga sampai Jepara.



Saat tiba di gerbang utama wisatawan akan disambut dengan sebuah bangunan besar yang mempunyai dua pintu, satunya lagi sebagai pintu keluar. Kendati gerbang ini bukan lah peninggalan sejarah tapi memiliki pesona seperti peninggalan bangsa asing. Biaya tiket masuk pun berkisar 7 ribu untuk anak-anak dan 10 ribu untuk orang dewasa, cukup murah kan.


Ingin berangkat kesana? gunakan saja Padicititour.com untuk kepercayaan kamu berliburan yang menyenangkan, atau ingin backpackeran atau travel sendiri? pesan aja tiket transportasinya di padiciti.com ada promo-promo menarik disana.



Previous Post
Next Post

post written by:

0 komentar: